Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Garda Raya Gelar Aksi Demonstrasi di Depan Gedung Puskesmas Batang-Batang

- Pewarta

Selasa, 28 November 2023 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Aktivis Gerakan Pemuda Timur Daya (Garda Raya) gelar aksi demonstrasi di Depan gedung Pusat pelayanan Masyarakat (Puskesmas) Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Selasa, 28 November 2023 pukul 11.21 Wib.

Aksi demonstrasi yang digelar oleh sejumlah warga yang mengatasnamakan Garda Raya ini untuk mengungkap fakta baru terkait dugaan malapraktik oleh oknum bidan Puskesmas Batang-Batang serta atas dasar Kemanusiaan.

Massa aksi membawa berbagai Poster bertuliskan, ‘Tumbal persugihan Terrow Sogi araje Toyul’, ‘Rakyat Bukan Tumbal’, ‘Boleh Pinjam 100.000 bayi Ah ah yuk Cul’, ‘Kapus batang-batang harus mundur dari Jabatannya’ dan berbagai poster lain.

Ucapan KPU-HPN 2025

Korlap Aksi Aktivis Timur Daya Menggugat Abd. Halim mengungkapkan, ada berbagai kejanggalan yang terjadi pada bayi Anak kedua dari Pasangan Rumnaini dan Azis warga dusun Mojung desa Tamidung kecamatan batang-batang Adelia Aziz Bella Negara usai mendapatkan pelayanan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK).

“Tiga hari setelah lahirnya ABN tersebut dilakukan pengambilan sampel Skrinning Hipotiroid Kongenital (SHK), kemudian mengalami kejanggalan,” kata Abd. Halim dalam orasinya, Selasa, 28 November 2023 siang.

Pertama, ungkap Halim, kejanggalan itu terjadi sebelum pengambilan sampel darah untuk Skrinning Hipotiroid Kongenital (SHK) dari tumit bayi, tanpa persetujuan keluarga korban. Padahal ini sudah di atur dalam PMK nomor 78 tahun 2014.

Baca Juga :  DPC PWRI Sumenep Periode 2024-2027 Resmi Dilantik

Kedua, pada tumit bayi Rumnaini dan Aziz yang diambil darahnya ada bekas lebam biru menghitam yang disertai bukti foto.

Ketiga, setelah mendapatkan prosedur SHK, ternyata kondisi kesehatan bayi menurun drastis 3 Jam usai pengambilan Darah tersebut, seperti tidak menyusu dan badannya panas.

“Padahal saat lahir hingga sebelum dilakukan SHK, kondisi bayi Adelia dinyatakan sehat dengan berat badan ketika lahir 3 kg 4 ons, dan mau dengan ASI meskipun juga dibantu dengan susu formula,” ungkap Halim.

Dalam orasinya, Halim sapaan akrabnya menyampaikan bahwa Puskesmas batang-batang bukan pelayanan kesehatan melainkan pelayanan kematian.

Pihaknya Meminta bidan yang menangani dalm hal tersebut bidan windu untuk mengangkat kakinya dari PKM Batang-batang, kalau tidak mau maka jangan sampai masyarakat memeriksakan anaknya ke PKM Batang-batang karena itu sama saja mengantarkan Nyawanya, “Paparnya.

Hingga berlangsung 30 menit ber-orasi akhirnya kepala puskesmas didampingi salahsatu kabid Kesmas Dinkes Sumenep Ibu Ellya Fauziah menemui massa aksi dan menyampaikan klarifikasinya bahwa yang dilakukan bidan tersebut sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) serta seluruh tenaga kesehatan sudah memiliki kemampuan sesuai profesi yang membidanginya.

Baca Juga :  Meningkatkan Standar Keamanan: Workshop FIFA-PSSI untuk Keselamatan Stadion Sepak Bola Indonesia

Jadi, sesuai Surat Edaran (SE) yang diterimanya itu bahwa setiap bayi baru lahir wajib dilakukan Skrining Hipotiroit Kongenital (SHK) untuk mencegah orang-orang kerdil.

Skrining itu menjadi wajib karena program pemerintah dengan mengacu pada SE Pemerintah hingga aturan-aturan pelaksanaannya sebagaimana diatur dalam PMK nomor 78 tahun 2014,” Jelasnya saat menemui massa aksi dari Garda Raya, Selasa 28 November 2023.

Hal tersebut sontak merubah suasana dingin massa aksi menjadi tak terkendali hingga mempertanyakan Prosedur yang disampaikan Kepala Puskesmas sebagai Alibi menutupi kesalahan yang dilakukan Bidan di PKM yang di pimpinnya itu.

Sementara pihak kepolisian bersama Bodyguard membawa kepala Puskesmas itu meninggalkan massa aksi memasuki kantornya kembali tanpa menjawab pertanyaan yang dicecar Aktivis Garda Raya.

Aksi damaipun terus menggelegar dari orator Timur daya Halim tersebut, meskipun kedatangannya belum menemukan jawaban serta pertanggungjawaban dari Pihak puskesmas atas kematian bayi tersebut.

Hingga massa aksi menbentuk lingkaran guna mengirim Fatihah kepada anak kedua dari pasangan Rumnaini dan Azis serta berdoa atas nama kemanusiaan dan Rakyat kecil. (W)

Berita Terkait

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan
Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal
Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:07 WIB

Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:42 WIB

Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:14 WIB

Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:08 WIB

Fatayat NU Sumenep Gelar “Ngaji Perempuan”, Tegaskan Peran Perempuan dan Sikap Moderat Melawan Radikalisme

Berita Terbaru