Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Gerakan Pasar Murah DKPP Sumenep Jajakan Produk Lokal

- Pewarta

Senin, 1 April 2024 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – DKPP Sumenep, gerakan Pasar Murah, Pemkab Sumenep, menjalang Idulfitri 2024, harga pokok, minyak goreng,

KEGIATAN. Potret Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat menunjukkan produk lokal dalam di acara GPM awal April 2024.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melangsungkan Gerakan Pangan Murah (GPM) jelang Idulfitri 2024.

Ucapan KPU-HPN 2025

Kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia sesuai instruksi pemerintah pusat, Senin (1/4/2024).

Dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Sumenep, titik GPM hanya berpusat di wilayah Kota Sumenep saja.

Tepatnya di Taman Adipura sisi timur atau di sebelah barat Mall Pelayanan Publik (MPP), Senin pagi.

Pantauan di lokasi, masyarakat berbondong-bondong datang ke GPM demi mendapatkan harga kebutuhan pokok di bawah harga pasar.

Mulai dari beras, minyak goreng, sayur-sayuran, bawang merah, selada, cabai, olahan bumbu dapur dan lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid mengungkapkan, GPM merupakan program Badan Pangan Nasional (BPN) yang orientasinya untuk membantu beban masyarakat jelang perayaan Idulfitri 2024 dalam pasokan kebutuhan pokok.

Untuk di Sumenep sendiri kegiatan tersebut berlangsung satu hari. Sebelum GPM dibuka, Kepala BPN, Arief Prasetyo Adi, Plt. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, terlebih dahulu membuka acara melalui via zoom.

Baca Juga :  Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar

Chainur mengatakan, di kegiatan itu pemkab setempat juga menyediakan produk lokal yang di ambil dari beberapa wilayah kecamatan.

“Ini contohnya, ada selada yang dihasilkan dari proses metode hidroponik,” kata Chainur sembari menunjukkan produk lokal asli Kecamatan Manding itu.

Pihaknya merasa bersyukur, sebab dalam agenda GPM tahun ini produk lokal juga bisa dijajakan.

“Alhamdulillah, kita yang ikut bersama-sama program GPM dapat menjualkan produk komoditi pertanian kita. Cukup banyak yang dijual di GPM ini, ada beras premium juga,” tutur Chainur.

Menurutnya, setiap tahun program GPM akan berpindah-pindah lokasi sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.

“Kegiatan ini tahun kemarin sudah terlaksana di Kecamatan Batuan, nah untuk tahun ini di kota,” kata mantan Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep ini.

Diketahui, GPM sendiri berkolaborasi dengan pihak Bulog untuk ketersediaan beras, sementara untuk ketersediaan minyak pemerintah bekerjasama dengan ID Food. Sedikitnya, Bulog menyediakan 5 ton beras dalam kegiatan itu.

“Jadi eksekutornya adalah Bulog,” ucap Chainur.

Baca Juga :  Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Sumenep, Tim Gabungan Sudah Mulai Bergerak

Pihaknya meyakini, adanya GPM dapat lebih meringankan beban masyarakat dalam berbelanja kebutuhan pokok jelang perayaan Idulfitri setiap tahunnya.

“Bulog itu, SPHP paling murah, karena 10.900 Harga Eceran Tertinggi (HET)-nya. Tapi kalau yang dijual 10.800, yang jelas lebih murah atau di bawah harga pasar,” kata Chainur menerangkan.

Untuk ketersediaan bahan pokok di GPM itu, Chainur mengaku sudah sesuai takaran dari pemerintah.

“Selagi ada stokya kita akan layani kebutuhan masyarakat. Tapi tidak boleh lebih, satu orang hanya mendapatkan dua kemasan untuk yang beras dan minyak goreng,” jelas Chainur.

Di tempat yang sama, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Sumenep, Abdul Madjid, membuka secara simbolis GPM Tahun 2024.

“Semoga masyarakat bisa membeli bahan-bahan pokok yang telah disiapkan oleh pemerintah untuk juga menekan harga beras dan lainnya menjelang lebaran tahun ini,” kata Madjid dalam sambutannya.

Sementara Heriyani (53), warga Kelurahan Kepanjin, Kecamatan Kota, mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM jelang lebaran.

Ia rela mengantri sejak pagi untuk mendapatkan bahan pokok murah, mulai dari beras dan kebutuhan minyak goreng.

“Semoga program ini terus berjalan setiap tahun,”(Red/W)

Berita Terkait

Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes
RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional
Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan
Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura
Dinkes P2KB Sumenep Dorong WFH dan Jalan Kaki, Langkah Nyata Tekan Konsumsi BBM
BPRS Bhakti Sumekar Gelar Talk Show Inklusi Keuangan Syariah di Pendopo Keraton Sumenep
Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura
Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes

Sabtu, 18 April 2026 - 05:49 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Selasa, 14 April 2026 - 11:56 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Gelar Talk Show Inklusi Keuangan Syariah di Pendopo Keraton Sumenep

Senin, 13 April 2026 - 19:21 WIB

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura

Senin, 13 April 2026 - 18:09 WIB

Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Jumat, 10 April 2026 - 18:13 WIB

DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda 2026, Arah Kebijakan Daerah Kian Terarah

Berita Terbaru