Sumenep, Salam News. Id – Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kabupaten Sumenep menggelar gerak jalan tradisional sebagai bagian dari Kalender Event 2026 untuk memperkuat nasionalisme generasi muda. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (24/10/2026) tersebut tidak sekadar menghadirkan aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan sejarah perjuangan bangsa kepada generasi penerus.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, mengatakan bahwa gerak jalan tradisional memiliki nilai pendidikan penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus mengajak peserta memahami pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Ia menjelaskan, terdapat tiga tujuan utama yang ingin diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, terutama berkaitan dengan nasionalisme, sejarah, serta kedisiplinan peserta. “Pertama, menggugah kembali semangat kebangsaan. Kedua, bagaimana menjadikan anak-anak muda memahami riwayat perjuangan para pahlawan kita,” ujar Moh. Iksan.
Ia menambahkan, tujuan ketiga adalah membangun kekompakan dan ketertiban selama perlombaan berlangsung, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara tertib. Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan fisik, tetapi juga karakter kuat.
Melalui olahraga tradisional, peserta diharapkan mampu belajar mengenai kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pentingnya menghargai perjuangan para pendahulu bangsa. Moh. Iksan menilai, keterlibatan anak muda dalam kegiatan semacam ini merupakan perkembangan positif yang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan berbagai pihak.
Selain menjadi wadah aktivitas fisik, gerak jalan tradisional juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mempererat hubungan sosial serta membangun semangat persatuan. Berdasarkan perkiraan yang disampaikan Moh. Iksan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang turut meramaikan agenda olahraga dalam Kalender Event 2026.
Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti perlombaan, terutama kalangan generasi muda yang dinilai masih menunjukkan semangat tinggi terhadap kegiatan tradisional. Baginya, partisipasi tersebut menjadi modal penting untuk mempertahankan keberadaan olahraga tradisional sekaligus menjadikannya media pembelajaran nilai-nilai kebangsaan.
Ia berharap, kegiatan gerak jalan tradisional tidak hanya menjadi perlombaan sesaat, tetapi berkembang sebagai agenda rutin yang dinantikan masyarakat Kabupaten Sumenep. Dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, tenaga pendidik, dan masyarakat dinilai diperlukan agar penyelenggaraan kegiatan serupa dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Dengan demikian, Kalender Event 2026 tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter generasi muda. Moh. Iksan menegaskan, olahraga dan pendidikan kebangsaan dapat berjalan beriringan melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjaga ketertiban, mematuhi aturan perlombaan, serta menghormati sesama peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak semata-mata ditentukan oleh kemenangan, melainkan juga oleh sikap disiplin, kekompakan, dan sportivitas yang ditunjukkan seluruh peserta.
Melalui gerak jalan tradisional ini, IGORNAS Sumenep diharapkan terus menghadirkan kegiatan edukatif yang menggabungkan olahraga, pelestarian tradisi, dan penanaman nasionalisme. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, mencintai tanah air, serta menghargai jasa para pahlawan bangsa.(W)











