Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Siap-siap! Lesbumi Sumenep Akan Selenggarakan Festival Sapparan Budaya di Pasongsongan

- Pewarta

Rabu, 31 Juli 2024 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat panitia Festival Sapparan Budaya #3 Lesbumi PCNU Sumenep.(salamnews.id/istimewa)

Rapat panitia Festival Sapparan Budaya #3 Lesbumi PCNU Sumenep.(salamnews.id/istimewa)

Sumenep, SalamNews.Id – Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) PCNU Sumenep akan kembali menyelenggarakan Festival Sapparan Budaya.

Festival Sapparan Budaya ke-3 kali ini bekerjasama dengan MWC NU Pasongsongan dengan tema “Spiritualitas Abantal Omba’ Asapo’ Angin”. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Jumat-Sabtu, 9-10 Agustus 2024.

Ada tiga titik lokasi acara festival, yaitu Gedung KH Wahab Hasbullan MWC NU Pasongsongan, Asta Agung Ali Akbar, dan Lapangan Tatenggun Padangdangan.

Ucapan KPU-HPN 2025

Divisi Pertunjukan Lesbumi PCNU Sumenep, Mahendra Cipta mengatakan, bulan Shafar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriah yang memiliki makna puitis mendalam.

Bagi warga NU, kata dia, Shafar atau Sappar dalam istilah Madura, adalah simbol perjalanan panjang kehidupan.

“Sebagaimana seni adalah jalan panjang proses pencarian jati diri dalam frame kreativitas, bulan Sappar istimewa sebagai tanda dan upaya bersama menyatakan eksistensi hidup di tengah kepungan banyak tantangan jaman belakangan ini,” kata Mahendra dalam rilis yang diterima SalamNews, Rabu, 31 Juli 2024.

Baca Juga :  Ketua PKK Kec. Rubaru Kunjungi Home industri roti tawar nurfa beromset jutaan rupiah perhari

Dia menjelaskan, tema yang diusung dalam Festival Sapparan Budaya ke-3 ini sebagai upaya memeriksa kembali kesadaran bersama, bahwa akar sejarah warga Sumenep adalah pelaut andal dengan sepenuh tekad hidup berdampingan, dan menjalankan peradaban hingga hari ini.

“Sudut pandang spiritualitas menjadi kunci dalam melihat arah kegiatan ini. Sebab, spiritualitas adalah ruang pengolahan jiwa dan dunia tak terhingga bagi sebuah pejalan (manusia),” urainya.

Mahendra menegaskan, kegiatan ini tidak diniatkan untuk terkesan sebagai event profesional layaknya event-event di kota besar.

“Justru kemurnian kesederhanaanlah yang kami inginkan dalam kegiatan ini. Lesbumi hanya menginisiasi Sapparan Budaya ini, tetapi ia didekasikan sepenuhnya untuk masyarakat NU Sumenep, Madura,” tegasnya.

Baca Juga :  Ratusan Pemudik Gratis Asal Sumenep Tiba Dini Hari, Tangis Haru Pecah di Depan Keraton

Sementara, Ketua Panitia, Lathif Atmaja mengatakan, Festival Sapparan Budaya ke-3 ini bakal menyuguhkan berbagai kegiatan dan pertunjukan seni.

Yaitu, Rokat Bumi Pasongsongan, Orasi Budaya, Diskusi tema “Spiritualitas Abantal Omba’ Asapo’ Angin”, Pameran Kaligrafi, dan Eksibisi Seni Kampung Pesisir (Sintong, Ba’ Garbis, Mamaca dan Topeng, Pencak Silat, Teater dan Puisi).

“Ada juga Diskusi buku karya Alm. Abdul Hadi WM ‘Anak Laut Anak Angin’,” kata Lathif Atmaja yang juga Divisi Kajian dan Kegiatan Lesbumi PCNU Sumenep.

Lathif berharap kegiatan ini mampu membuka ruang perbincangan yang lebih fresh dan fleksibel tentang arti kebersamaan dan kerukunan.

“Serta menjaga keberlangsungan hidup dengan cara-cara luhur warisan nenek-moyang. Mengerahkan segenap jiwa dalam mengembangkan ide-ide lama ke dalam pembaruan-pembaruan yang lebih baik,” tandasnya. (*/red)

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Perkuat Pengawasan BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Segala Bentuk Pungli
Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Donor Darah Rutin di Pragaan, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat Sumenep
M Trans Hadir di Sumenep, Pilihan Transportasi Makin Lengkap dan Nyaman
Purbaya Yudhi Sadewa; Pajak dan Program Negara Harus Optimal di Tengah Survival Mode
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah
DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:26 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Pengawasan BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Segala Bentuk Pungli

Senin, 25 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

Rabu, 29 April 2026 - 16:27 WIB

Donor Darah Rutin di Pragaan, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat Sumenep

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIB

M Trans Hadir di Sumenep, Pilihan Transportasi Makin Lengkap dan Nyaman

Sabtu, 25 April 2026 - 21:42 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa; Pajak dan Program Negara Harus Optimal di Tengah Survival Mode

Minggu, 19 April 2026 - 19:21 WIB

Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Rabu, 8 April 2026 - 17:42 WIB

Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah

Selasa, 7 April 2026 - 19:08 WIB

DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD

Berita Terbaru