Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Sentuhan Khofifah untuk Pamekasan: Dana Miliaran, Perempuan Mandiri, Desa Bangkit

- Pewarta

Rabu, 18 Juni 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Salam News. Id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan bantuan sosial senilai Rp6,37 miliar kepada warga prasejahtera di Pamekasan. Bantuan sosial tersebut disalurkan di Pendopo Agung Ronggo Sukowati untuk meningkatkan kesejahteraan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lokal setempat.

Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat kurang mampu di wilayah pedesaan dan kota kecil. Salah satu program utama adalah Jatim Puspa, yang fokus memberdayakan perempuan dalam keluarga penerima manfaat yang lulus dari PKH.

Melalui Jatim Puspa, perempuan dari keluarga miskin diberikan dukungan usaha untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Gubernur Khofifah menyampaikan pentingnya keberlanjutan dukungan usaha mikro yang dipimpin perempuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Ucapan KPU-HPN 2025

Selain Jatim Puspa, bantuan keuangan khusus (BKK) juga disalurkan ke desa-desa guna mendukung pengembangan unit usaha BUMDes. BUMDes dinilai sebagai motor penggerak ekonomi desa yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendongkrak potensi lokal.

Baca Juga :  Orientasi Tim Pendamping Keluarga, Begini Harapan Bapak Camat Rubaru

Khofifah juga mendorong para kepala desa agar lebih aktif dalam memberikan pelayanan dan membangun desa berbasis kekuatan warganya. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat akan mempercepat tercapainya kesejahteraan dan pembangunan merata.

PKH Plus khusus diberikan kepada lansia miskin yang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah sebelumnya. “PKH Plus adalah bentuk perhatian kami terhadap lansia yang belum terjangkau bantuan sosial lainnya,” ucap Gubernur Khofifah.

Bantuan ini tidak hanya menyasar penerima perorangan, tetapi juga komunitas sosial yang aktif di masyarakat desa dan kecamatan. Simbolis penyaluran bantuan mencakup program seperti ASPD, Jatim Puspa 2026, dan dukungan bagi TKSK serta relawan Tagana.

Baca Juga :  Camat Pragaan Hadiri Pelaksanaan Vaksinasi Campak Di Beberapa Lembaga

Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) merupakan bentuk inklusi sosial agar difabel mendapatkan hak setara dalam pembangunan. TKSK dan Tagana juga diberikan tali asih atas kontribusinya dalam pelayanan sosial dan kebencanaan di tingkat kecamatan.

Gubernur Khofifah berharap bansos ini memberi dampak nyata, khususnya bagi kelompok yang belum terjangkau program pusat. Ia menjelaskan, peran provinsi dalam melengkapi anggaran kabupaten sangat penting demi pembangunan sosial lebih merata.

“Bansos provinsi diharapkan mendorong peluang ekonomi baru serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelas Khofifah. Dengan program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang tertinggal, turut merasakan manfaat pembangunan.(Admin)

Berita Terkait

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Persiapan Mewah di Balik Pasir: Atlet Voli Pantai Putri Sumenep Genjot Latihan Jelang Piala Wali Kota
Akademisi, Yuda Yuliyanto Ajak Mahasiswa Bangun Ruang Aman di Kampus Lewat Seminar dan Bedah Buku
Hari Pendidikan Nasional: Refleksi Kritis atas Akar Masalah Pendidikan Indonesia
Donor Darah Rutin di Pragaan, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat Sumenep
M Trans Hadir di Sumenep, Pilihan Transportasi Makin Lengkap dan Nyaman
Purbaya Yudhi Sadewa; Pajak dan Program Negara Harus Optimal di Tengah Survival Mode
Resmi! Prof. Abd Halim Soebahar Nahkodai MUI Jawa Timur 2025–2030 Usai Rapat Paripurna

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:46 WIB

Persiapan Mewah di Balik Pasir: Atlet Voli Pantai Putri Sumenep Genjot Latihan Jelang Piala Wali Kota

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:09 WIB

Akademisi, Yuda Yuliyanto Ajak Mahasiswa Bangun Ruang Aman di Kampus Lewat Seminar dan Bedah Buku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:12 WIB

Hari Pendidikan Nasional: Refleksi Kritis atas Akar Masalah Pendidikan Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 16:27 WIB

Donor Darah Rutin di Pragaan, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat Sumenep

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIB

M Trans Hadir di Sumenep, Pilihan Transportasi Makin Lengkap dan Nyaman

Sabtu, 25 April 2026 - 21:42 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa; Pajak dan Program Negara Harus Optimal di Tengah Survival Mode

Senin, 20 April 2026 - 21:53 WIB

Resmi! Prof. Abd Halim Soebahar Nahkodai MUI Jawa Timur 2025–2030 Usai Rapat Paripurna

Berita Terbaru