Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Program MBG Harus Terukur dan Aman, Nurul Aini Minta Pengawasan Ketat dari Pemerintah Daerah

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat sehingga membutuhkan pengawasan ketat agar optimal. Dalam pelaksanaannya pemerintah daerah memiliki peran penting memastikan makanan diberikan benar-benar aman sehat bergizi serta layak dikonsumsi masyarakat terutama pelajar.

Hal tersebut disampaikan Nurul Aini dosen STAIM Tarate yang menilai program MBG tidak boleh sekadar menjadi wacana atau omon-omon belaka. Menurutnya keberhasilan program sangat bergantung pada sistem pengawasan yang jelas terukur serta dijalankan secara konsisten oleh pemerintah daerah terkait langsung.

Tanpa pengawasan ketat kualitas makanan berpotensi menurun bahkan dapat memicu masalah kesehatan seperti keracunan yang merugikan peserta didik dan masyarakat. Karena itu diperlukan strategi pengawasan komprehensif agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberi manfaat nyata bagi kesehatan generasi muda.

Ucapan KPU-HPN 2025

Salah satu langkah penting adalah menetapkan Standar Operasional Prosedur atau SOP yang jelas bagi seluruh penyedia makanan dalam program MBG. SOP tersebut harus mencakup proses pemilihan bahan baku berkualitas cara pengolahan makanan higienis hingga pengemasan serta distribusi yang aman terkendali.

Seluruh tahapan tersebut wajib mengacu pada standar keamanan pangan yang ditetapkan dinas kesehatan serta lembaga pengawas pangan di tingkat daerah. Selain itu pemerintah daerah perlu melakukan seleksi ketat terhadap penyedia makanan yang akan terlibat dalam pelaksanaan program MBG tersebut nantinya.

Baca Juga :  Mahasiswa Kepulauan Demo Kantor PT Sumekar Line, Pertanyakan Tidak Beroperasinya Kapal DBS III

Penyedia makanan harus memiliki izin usaha jelas fasilitas dapur bersih memenuhi standar sanitasi serta tenaga pengolah makanan yang terlatih profesional. Nurul Aini menegaskan bahwa dapur produksi harus memenuhi prinsip kebersihan keamanan pangan serta pengolahan makanan yang higienis demi melindungi penerima.

Pengawasan lapangan juga menjadi langkah penting memastikan program berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah melalui dinas terkait secara rutin. Dinas Kesehatan bersama instansi terkait dapat melakukan inspeksi berkala terhadap dapur produksi bahan makanan serta proses pengolahan sebelum didistribusikan kepada.

Pemeriksaan sampel makanan sebelum dibagikan kepada penerima program menjadi langkah pencegahan penting untuk memastikan kualitas makanan tetap baik aman dikonsumsi. Melalui uji sampel berkala petugas dapat mengetahui apakah makanan masih segar tidak basi serta bebas dari kontaminasi berbahaya bagi kesehatan.

Selain pengawasan teknis peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan program MBG di lapangan. Para pengelola dapur dan petugas distribusi makanan perlu mendapatkan pelatihan tentang keamanan pangan pengolahan higienis serta penyimpanan bahan makanan benar.

Baca Juga :  PWRI Sumenep. Gelar Pelatihan Jurnalistik & Bagikan Takjil dalam Bentuk Voucher, Strategi Kreatif Dukung UMKM

Pelatihan tersebut membantu memastikan setiap tahapan pengolahan makanan dilakukan sesuai standar kesehatan sehingga risiko kesalahan maupun kelalaian dapat diminimalkan bersama. Pemerintah daerah juga perlu menyediakan sistem pengaduan masyarakat yang mudah diakses agar laporan terkait makanan bermasalah dapat segera ditindaklanjuti cepat.

Saluran pengaduan seperti hotline maupun laporan melalui sekolah memungkinkan masyarakat melaporkan makanan tidak layak atau mencurigakan dalam program MBG segera. Respon cepat terhadap laporan masyarakat menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi kesehatan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis tersebut.

Selain itu evaluasi program secara berkala perlu dilakukan untuk menilai efektivitas pelaksanaan MBG sekaligus mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih terjadi. Evaluasi dapat melibatkan pemerintah daerah tenaga kesehatan pihak sekolah serta perwakilan masyarakat sehingga program berjalan transparan akuntabel tepat sasaran berkelanjutan.

Dengan strategi pengawasan komprehensif Nurul Aini berharap program MBG benar-benar memberi manfaat nyata meningkatkan gizi kesehatan pelajar serta kesejahteraan masyarakat.(N)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura
Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Direktur RSUD dr Erliyati Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat, Humanis, dan Berkualitas untuk Pasien
Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes
RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional
Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan
Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:21 WIB

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura

Senin, 20 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Sabtu, 18 April 2026 - 19:26 WIB

Direktur RSUD dr Erliyati Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat, Humanis, dan Berkualitas untuk Pasien

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes

Sabtu, 18 April 2026 - 05:49 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Dorong WFH dan Jalan Kaki, Langkah Nyata Tekan Konsumsi BBM

Berita Terbaru