SUMENEP Salamnews.id– Di tengah semarak Rubaru Agro Culture Fest 2026, Pemerintah Desa Basoka turut ambil bagian dengan menghadirkan beragam produk unggulan khas desa. Partisipasi ini bukan sekadar bentuk kehadiran, melainkan wujud nyata dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengangkat potensi pertanian, UMKM, dan kekayaan budaya lokal ke permukaan.
Kepala Desa Basoka, Achmad Suhdi, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya festival bergengsi tersebut. Menurutnya, ajang ini menjadi ruang strategis bagi desa-desa untuk memperkenalkan identitas dan keunggulan masing-masing, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Kami sangat antusias meramaikan kegiatan ini. Berbagai upaya kami lakukan agar suasana semakin hidup, salah satunya dengan menampilkan produk-produk andalan desa. Ini adalah langkah nyata untuk mempromosikan kekuatan lokal dan memperluas jangkauan pemasaran,” ujar Achmad Suhdi, Sabtu (27/6/2026).

Produk yang dipamerkan merupakan hasil kreativitas dan potensi sumber daya masyarakat Desa Basoka. Dengan tampilan yang menarik, diharapkan mampu memikat perhatian pengunjung serta membuka pintu kolaborasi dan kemitraan usaha yang lebih luas.
Keikutsertaan desa dalam festival ini, lanjut Achmad Suhdi, bukan semata karena undangan, tetapi juga sebagai penegasan komitmen pemerintah desa dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian, pemberdayaan UMKM, dan penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Ia pun menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian Rubaru Agro Culture Fest 2026 berlangsung sukses hingga akhir dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi setiap desa yang terlibat.
“Kami berdoa semoga seluruh acara berjalan lancar dan sesuai harapan. Terlebih bagi pemerintah desa dan warga yang telah berkontribusi, semoga kegiatan ini menjadi berkah dan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Karena manfaatnya begitu besar bagi pengenalan dan pengembangan potensi desa,” tutupnya.
Rubaru Agro Culture Fest 2026 hadir sebagai simpul kolaborasi antar desa, menyatukan kekayaan alam, hasil bumi, produk UMKM, serta seni dan budaya dalam satu gelaran megah. Pemerintah
berharap, melalui festival ini, potensi lokal tidak hanya dikenal, tetapi juga bernilai tambah dan berdaya saing, serta pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan.(w/red)











