Sumenep, Salam News. Id – Langkah strategis menuju alih bentuk menjadi institut terus dilakukan Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Sumenep atau STAIM Sumenep. Salah satunya dengan menjalin kerjasama internasional di bidang pengembangan bisnis dan entrepreneurship.
Penandatanganan kerjasama tersebut difasilitasi oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama LPTNU Jawa Timur dan berlangsung di Universitas Islam Malang UNISMA, pada Jumat, 10 Juli 2026.
Dalam forum tersebut, STAIM Sumenep resmi menggandeng 3 lembaga dari Belanda. Yaitu Sustainable Business Development and Innovation Center Foundation Netherlands yang diwakili President Director Mr. Jeroen Rijnenberg, Tauros Media Nederland B.V., the Netherlands dengan Chief Executive Officer Mr. Guido Lassally, serta Wise Use International B.V., the Netherlands yang diwakili Chief Executive Officer / Founder Mr. Dorotheus Wiseman.

Kerjasama ini mencakup pengembangan kurikulum berbasis entrepreneurship, riset produk halal, serta pendampingan dalam membangun pusat inkubator bisnis di lingkungan kampus guna menyukseskan SDGs programs 2030.
Ketua STAIM Sumenep menyampaikan bahwa kolaborasi internasional ini merupakan bagian dari penguatan mutu kelembagaan dan mutu lulusan.
“Kami berharap penandatanganan kerjasama ini dapat meningkatkan mutu kelembagaan dan mutu lulusan yang berjiwa entrepreneur. Lulusan STAIM tidak hanya siap menjadi pendidik, dai, ahli hukum dan pelaku usaha tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan menjadi motor penggerak ekonomi umat,” ujarnya.
Sementara itu Ketua LPTNU Jawa Timur menegaskan dukungan penuh terhadap perguruan tinggi yang bergabung dengan LPTNU. Kerjasama lintas negara ini dinilai penting untuk membuka jejaring global dan memperluas wawasan mahasiswa.
Dengan adanya kerjasama ini, STAIM Sumenep optimis dapat melahirkan lulusan yang unggul secara keilmuan, berkarakter, dan memiliki daya saing global melalui semangat entrepreneurship.
[Abie RDL Kontributor STAIM Sumenep]











