Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Anggaran Macet Komunikasi Jangan Putus DPRD Ingatkan Nasib Petani Rumput Laut Sumenep

- Pewarta

Jumat, 26 September 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Selama tiga tahun terakhir, Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tidak memperoleh anggaran budidaya rumput laut dari pemerintah. Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Agustiono Sulasno, melalui Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Edie Ferrydianto, mengonfirmasi kondisi anggaran tersebut.

Menurut Edie, terakhir kali dana budidaya rumput laut dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah cair pada 2022, bernilai Rp100 juta. Ia menjelaskan bahwa setiap tahun pengajuan anggaran selalu dilakukan, namun tidak pernah disetujui karena adanya prioritas belanja lain.

“Setiap tahun kita mengajukan, namun terkendala efisiensi anggaran daerah sehingga tidak disetujui oleh pemerintah kabupaten,” ungkapnya. Menurutnya, situasi ini tidak terjadi karena kegagalan meyakinkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), melainkan murni efisiensi belanja.

Ucapan KPU-HPN 2025

“Bukan karena gagal meyakinkan, tetapi memang kebijakan daerah sedang efisiensi dan fokus pada prioritas program lain,” tambahnya. Akibatnya, budidaya rumput laut di Sumenep sejauh ini hanya mengandalkan bantuan terbatas dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pulang Kampung Ke Pulau Madura, Mahfud MD Disambut Meriah Ribuan Warga di Suramadu

Namun bantuan itu dinilai masih kecil dan terbatas, sebab hanya diberikan untuk pemberdayaan sebagian kelompok tani rumput laut tertentu. “Bantuannya tidak banyak. Dialokasikan hanya pada beberapa kelompok, sehingga manfaatnya belum dirasakan menyeluruh oleh petani,” jelasnya.

Meski begitu, Edie tetap optimis bahwa pada tahun 2026 mendatang, Dinas Perikanan bisa kembali memperoleh anggaran budidaya rumput laut. Ia berharap dukungan pemerintah daerah meningkat, sehingga petani rumput laut dapat terus berproduksi tanpa hambatan serius terkait pendanaan program.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep, H Masdawi, mengingatkan agar Dinas Perikanan tidak mengabaikan nasib para petani. Menurutnya, komunikasi harus tetap dijaga meski anggaran minim, karena keberlangsungan usaha petani bergantung pada perhatian pemerintah.

Baca Juga :  Pengamat Kebijakan Publik: Polemik Pengangkatan SPPG sebagai PPPK, Keadilan Kebijakan dan Nasib Guru Honorer dalam Perspektif Hukum

“Kalau minim anggaran, jangan sampai komunikasi dengan petani terputus. Pemerintah tetap harus memperhatikan nasib mereka,” katanya. Masdawi menekankan perlunya langkah konkret dari pemerintah demi keberlangsungan profesi petani rumput laut di Kabupaten Sumenep.

Jika perhatian pemerintah berkurang, dikhawatirkan profesi petani rumput laut akan ditinggalkan karena tidak menjanjikan keberlanjutan ekonomi. “Kalau tidak ada dukungan nyata, profesi ini bisa ditinggalkan. Petani merasa diabaikan pemerintah,” tegas politisi Komisi II itu.

Budidaya rumput laut sendiri menjadi salah satu potensi besar perikanan di Sumenep, sehingga perlu strategi khusus dalam pengembangannya. Dengan dukungan anggaran memadai, para petani bisa meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir.(*/Red)

Berita Terkait

BPRS Bhakti Sumekar Gelar Talk Show Inklusi Keuangan Syariah di Pendopo Keraton Sumenep
Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD
APTI Sumenep dan PT Djarum Kolaborasi, Bibit Tembakau Unggul Gratis Dongkrak Kesejahteraan Petani
Pemkab Sumenep Resmi Terapkan Penghematan BBM, ASN Wajib Jalan Kaki dan Bersepeda Setiap Jumat
Lampu Jalan Banyak Padam, Fraksi PAN Sumenep Desak Perbaikan PJU Segera Dilakukan
PKB Sumenep Rangkul Santri dan Akademisi, Jaring Aspirasi Lewat Lomba Ilmiah

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:56 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Gelar Talk Show Inklusi Keuangan Syariah di Pendopo Keraton Sumenep

Rabu, 8 April 2026 - 17:42 WIB

Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah

Selasa, 7 April 2026 - 19:21 WIB

Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Selasa, 7 April 2026 - 19:08 WIB

DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD

Senin, 6 April 2026 - 14:47 WIB

APTI Sumenep dan PT Djarum Kolaborasi, Bibit Tembakau Unggul Gratis Dongkrak Kesejahteraan Petani

Senin, 6 April 2026 - 10:24 WIB

Pemkab Sumenep Resmi Terapkan Penghematan BBM, ASN Wajib Jalan Kaki dan Bersepeda Setiap Jumat

Jumat, 3 April 2026 - 16:52 WIB

Lampu Jalan Banyak Padam, Fraksi PAN Sumenep Desak Perbaikan PJU Segera Dilakukan

Kamis, 2 April 2026 - 07:52 WIB

PKB Sumenep Rangkul Santri dan Akademisi, Jaring Aspirasi Lewat Lomba Ilmiah

Berita Terbaru