DLH Sumenep Dampingi Tim Verifikasi Provinsi Jatim Penilaian Lomba Desa Berseri

- Pewarta

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Tim Verifikasi Lapangan Program desa berseri Provinsi Jawa Timur tahun 2024 melakukan penilaian lapangan terhadap beberapa desa yang mengikuti lomba desa berseri yang terpusat di desa Banasare Kecamatan Rubaru Kabupaten setempat. Sabtu (15/06).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep Arif Susanto menyampaikan ada 7 desa se Kabupaten Sumenep yang dilakukan verifikasi lapangan dalam lomba desa berseri.

Tujuh desa tersebut meliputi desa Lobuk Kecamatan Bluto, naik kelas dari Pratama ke Madya, desa Pandian dari Madya ke Mandiri.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Kawal GPS-Desa Untuk Ciptakan Kamtibmas Berjalan Dengan Kondusif

Sedangkan untuk memperebutkan predikat Pratama desa Banasare Kecamatan Rubaru, desa Jelbuden kecamatan Dasuk, desa Batu Putih Kenek kecamatan Batu Putih, desa Kalianget Barat Kecamatan Kalianget dan desa Manding daya Kecamatan Manding

“Hari ini merupakan verifikasi lapangan atas proposal yang diajukan ke provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Arif menjelaskan bahwa 7 desa yang mengikuti lomba desa berseri merupakan hasil binaan dari Lingkungan Hidup (DLH) dalam rangka mewujudkan desa berseri.

Baca Juga :  Rumah Film: Langkah Baru dalam Pengembangan Film Pendek Madura

“Intinya, tentang pengelolaan sampah ruang terbuka hijau, dan bagaimana pengelolaan sampah yang bisa menghasilkan ekonomi,” jelasnya.

Kami berharap desa berseri ini akan berdampak positif dalam mengembangkan keasrian lingkungan dan bebas dari sampah, serta mampu mendorong peningkatan ekonomis masyarakat.

“Semoga desa yang lain mampu bergerak juga dalam bersemangat menjadikan desa berseri, seiring dengan lomba yang di ikuti oleh 7 desa tersebut,” pungkasnya.(Red)

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan
125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris
Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Kunjungi SMAN 2 Sumenep, Khofifah Serahkan Beasiswa Rp1 Juta bagi Siswa Kurang Mampu
DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:23 WIB

125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Kunjungi SMAN 2 Sumenep, Khofifah Serahkan Beasiswa Rp1 Juta bagi Siswa Kurang Mampu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Berita Terbaru