Jaga Stabilitas Industri Tembakau Lokal, TIHT 2025 Resmi Ditetapkan Pemkab Sumenep

- Pewarta

Senin, 11 Agustus 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Menjelang musim panen tembakau, Pemkab Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) tahun 2025 sebagai acuan. Penetapan TIHT dilakukan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan instansi pemerintah, petani, serta pelaku industri pertembakauan lokal.

Kebijakan ini diambil guna memberikan kepastian harga minimum dan mencegah kerugian yang dialami petani akibat fluktuasi harga pasar. Rapat koordinasi berlangsung awal Agustus 2025, dihadiri berbagai pemangku kepentingan pertembakauan, termasuk asosiasi pengusaha rokok dan koperasi petani.

Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, H. Sofwan Wahyudi atau akrab disapa H. Udik, menyambut positif kebijakan tersebut. Menurutnya, TIHT sangat membantu pelaku usaha dan petani dalam merencanakan produksi dan pembelian tembakau secara lebih pasti.

“Kami apresiasi langkah Pemkab yang menetapkan TIHT lebih awal. Ini menunjukkan keberpihakan nyata kepada petani tembakau lokal,” ujarnya. Ia menambahkan, kebijakan ini akan membantu menciptakan ekosistem pertembakauan yang stabil, terutama dalam menyambut musim panen mendatang.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa

Menurut H. Udik, kepastian harga menjadi pondasi penting dalam menjaga keberlangsungan industri rokok lokal di wilayah Sumenep. Dia berharap TIHT tak hanya jadi angka di atas kertas, tapi benar-benar dapat diterapkan di lapangan secara konsisten.

“Pengawasan di tingkat pembelian sangat diperlukan agar petani tidak menjual tembakau di bawah harga impas,” tegasnya lebih lanjut. Ia juga mengingatkan soal peran tengkulak yang kerap memanfaatkan kondisi petani yang terdesak kebutuhan dana mendesak.

Dengan harga yang tidak adil, kualitas tembakau akan terdampak karena petani mengurangi biaya produksi demi efisiensi. Sebaliknya, jika harga wajar, petani akan semangat menanam dan meningkatkan mutu tembakau untuk memenuhi permintaan pasar.

Sementara itu, Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyebut TIHT sebagai bentuk komitmen perlindungan terhadap petani. “Kami tetapkan TIHT sebagai jaminan agar petani tidak rugi meski harga pasar berfluktuasi,” ungkap Bupati Fauzi, Senin (11/8/2025).

Baca Juga :  Kiai Dan Aktivis Meruqyah DPUTR Sumenep

Ia juga optimis, harga pasar tahun ini bisa lebih tinggi karena pasokan diperkirakan berkurang akibat cuaca tak menentu. Menurut Bupati, awal tahun 2025 ini cuaca ekstrem membuat pola tanam petani terganggu, sehingga produksi menurun di beberapa daerah.

Oleh karena itu, TIHT juga menjadi langkah antisipasi pemerintah menghadapi tantangan produksi yang akan berdampak luas. Berikut rincian TIHT 2025: Tembakau Gunung Rp 67.929/kg, Tembakau Tegal Rp 63.117/kg, dan Tembakau Sawah Rp 46.142/kg.

Seluruh angka tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun lalu, meskipun bervariasi dari sisi persentase kenaikan masing-masing jenis. Bupati Fauzi menyebut, sejak 2022 harga beli petani rata-rata tetap berada di atas TIHT yang sudah ditetapkan.

“Artinya, TIHT efektif sebagai acuan. Petani tetap untung dan pembeli juga memiliki pedoman yang jelas,” imbuhnya. Pemkab berharap kebijakan ini mendukung keberlanjutan sektor tembakau yang menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga petani Sumenep.(*/Red)

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Siapkan 30 Hektare Lahan, KEK Tembakau Madura Mulai Dikonkretkan
Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan
Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru
Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026
Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT Ke-81 RI, Pemkab Siapkan Evaluasi dan Penghargaan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:28 WIB

Pemkab Sumenep Siapkan 30 Hektare Lahan, KEK Tembakau Madura Mulai Dikonkretkan

Selasa, 1 September 2026 - 15:04 WIB

Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT Ke-81 RI, Pemkab Siapkan Evaluasi dan Penghargaan

Berita Terbaru