Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Kejutan Besar Piala Dunia 2026! Jerman dan Belanda Tersingkir, Dominasi Eropa Mulai Runtuh?

- Pewarta

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maroko merayakan kemenangan atas tim kuat belanda

Maroko merayakan kemenangan atas tim kuat belanda

Olah Raga, Salam News. Id – Kejutan besar mewarnai babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah Jerman dan Belanda sama-sama gagal melangkah menuju fase berikutnya. Dua raksasa Eropa tersebut harus mengakhiri perjalanan lebih cepat setelah dikalahkan lawan tangguh dari Amerika Selatan serta Afrika Utara melalui pertandingan.

Hasil mengejutkan itu sekaligus mengguncang dominasi negara-negara Eropa yang selama ini dikenal mendominasi putaran akhir ajang sepak bola dunia bergengsi. Jerman menjadi korban pertama setelah menyerah dramatis kepada Paraguay melalui adu penalti dengan skor akhir 3-4 usai pertandingan berlangsung sengit penuh.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Boston Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu sebelum penalti digelar. Sepanjang pertandingan, Jerman tampil lebih dominan dalam penguasaan bola serta menciptakan sejumlah peluang berbahaya ke pertahanan Paraguay yang disiplin.

Ucapan KPU-HPN 2025

Meski mengontrol jalannya laga, lini serang Jerman kesulitan memanfaatkan peluang sehingga gagal mencetak gol tambahan sebelum adu penalti berlangsung. Paraguay tampil tenang ketika menghadapi babak penentuan dan sukses mengeksekusi penalti lebih baik sehingga memastikan tiket menuju babak enam belas besar.

Kejutan berikutnya terjadi saat Maroko menghadapi Belanda dalam pertandingan sengit yang digelar di Stadion Monterrey Guadalupe, Meksiko, penuh tekanan tinggi. Belanda yang berstatus juara Grup F sebenarnya tampil agresif sejak menit awal dengan menguasai permainan dan memberikan tekanan kepada Maroko terus.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Resmi Lepas Kontingen Porprov Jatim IX 2025

Namun pertahanan disiplin Maroko berhasil meredam serangan lawan hingga perlahan menemukan ritme permainan sebelum berbalik menguasai jalannya pertandingan sepenuhnya. Kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal hingga perpanjangan waktu sehingga pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti menegangkan.

Maroko akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 pada adu penalti sekaligus mengakhiri perjalanan Belanda di Piala Dunia tahun ini. Secara statistik, Maroko tampil lebih efektif dengan melepaskan dua belas tembakan, enam di antaranya tepat sasaran sepanjang pertandingan melawan Belanda tersebut.

Sebaliknya, Belanda hanya mampu mencatatkan tujuh percobaan menuju gawang lawan dengan tiga peluang yang benar-benar mengarah tepat ke sasaran akhir. Jika peluang Achraf Hakimi tidak membentur tiang gawang, kekalahan Belanda kemungkinan sudah terjadi sebelum pertandingan memasuki babak adu penalti dramatis.

Peluang emas lainnya juga diperoleh Azzedine Ounahi, tetapi penyelamatan gemilang Bart Verbruggen membuat pertandingan tetap berlanjut hingga babak penentuan tersebut. Keberhasilan Maroko melanjutkan langkah mempertegas perkembangan pesat sepak bola Afrika yang semakin mampu bersaing menghadapi negara-negara besar dunia saat ini.

Pada Piala Dunia 2026, sembilan dari sepuluh wakil Afrika berhasil lolos menuju fase gugur, sebuah pencapaian yang sangat mengesankan bersama. Negara-negara tersebut meliputi Maroko, Senegal, Mesir, Ghana, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Aljazair, Afrika Selatan, serta Tanjung Verde membanggakan benua.

Baca Juga :  Dua Pemain Bertahan Timnas U-23 Absen Lawan Guinea, Shin Tae-yong: Petahanan Nyaris Runtuh

Keberhasilan luar biasa tersebut membuktikan bahwa peningkatan kualitas sepak bola Afrika berlangsung nyata melalui pembinaan pemain dan kompetisi semakin berkembang. Sebelum turnamen dimulai, muncul perdebatan mengenai kelayakan Afrika memperoleh sepuluh slot pada format baru Piala Dunia berjumlah empat puluh delapan.

Sebagian kalangan menilai jumlah tersebut terlalu besar dibandingkan kuota yang diterima kawasan Eropa maupun Amerika Selatan selama beberapa edisi terakhir. Salah satu tokoh yang mempertanyakan kebijakan tersebut adalah Gennaro Gattuso setelah Italia gagal lolos melalui babak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Gattuso menilai perubahan alokasi peserta memberikan keuntungan besar kepada Afrika dibandingkan kawasan lain yang juga memiliki tradisi sepak bola kuat. Mantan gelandang AC  Milan tersebut mengingatkan bahwa dahulu hanya sedikit wakil Afrika tampil pada putaran final dibandingkan kondisi sekarang ini.

Menurutnya, perubahan sistem kualifikasi FIFA turut memengaruhi distribusi peserta sehingga memunculkan berbagai perdebatan mengenai keadilan pembagian slot antar konfederasi dunia. Meski demikian, hasil pertandingan membuktikan bahwa wakil Afrika mampu bersaing secara kualitas serta memberikan perlawanan sengit menghadapi negara unggulan dunia.

Kegagalan Jerman dan Belanda menjadi pengingat bahwa tidak ada lagi lawan mudah dalam Piala Dunia dengan format baru yang kompetitif. Persaingan kini semakin merata karena negara-negara berkembang mampu meningkatkan kualitas permainan sehingga menghadirkan kejutan besar sepanjang turnamen berlangsung tahun ini.(*)

Berita Terkait

Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Van der Vaart Semprot Habis Taktik Ronald Koeman
Drama Adu Penalti! Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Paraguay Lolos ke 16 Besar
5 Negara Pertama Tersingkir di Piala Dunia 2026, Turki Jadi Korban Kejutan Terbesar
Jepang Menggila! Hancurkan Tunisia 4-0 dan Dekati Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 Makin Panas! Format Baru 48 Tim Hadirkan Persaingan Sengit di Setiap Grup
Setelah Awal Gemilang, Wakil Asia Mulai Tersandung di Piala Dunia 2026
Bukan Lagi Kuda Hitam, Tim-Tim Asia Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
Sumenep Ukir Prestasi di Pantai Kenjeran: Tim Putri Juara, Putra Raih Runner-up Piala Wali Kota Surabaya

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:09 WIB

Kejutan Besar Piala Dunia 2026! Jerman dan Belanda Tersingkir, Dominasi Eropa Mulai Runtuh?

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:07 WIB

Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Van der Vaart Semprot Habis Taktik Ronald Koeman

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:57 WIB

Drama Adu Penalti! Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Paraguay Lolos ke 16 Besar

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:24 WIB

5 Negara Pertama Tersingkir di Piala Dunia 2026, Turki Jadi Korban Kejutan Terbesar

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:06 WIB

Jepang Menggila! Hancurkan Tunisia 4-0 dan Dekati Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:49 WIB

Piala Dunia 2026 Makin Panas! Format Baru 48 Tim Hadirkan Persaingan Sengit di Setiap Grup

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:31 WIB

Setelah Awal Gemilang, Wakil Asia Mulai Tersandung di Piala Dunia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:31 WIB

Bukan Lagi Kuda Hitam, Tim-Tim Asia Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Berita Terbaru