Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura

- Pewarta

Selasa, 21 April 2026 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo terus melakukan manuver strategis meningkatkan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir timur Pulau Madura secara berkelanjutan. Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan nota kesepahaman tripartit antara pemerintah daerah BUMN dan swasta di Jakarta Utara awal pekan.

Kerja sama ini melibatkan Pemkab Sumenep PT Perikanan Indonesia serta CV Bhumiagri Nawasena Perkasa sebagai mitra penguatan sektor perikanan daerah. Penandatanganan MoU berlangsung pada Senin, 13 April 2026, dengan tujuan utama meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan melalui sistem distribusi terintegrasi modern.

Dalam perspektif administrasi publik langkah ini mencerminkan penguatan tata kelola rantai pasok perikanan agar lebih efisien transparan dan berdaya saing tinggi. Pemerintah daerah berupaya memutus rantai distribusi panjang yang selama ini mengurangi keuntungan nelayan dari hasil tangkapan laut mereka.

Melalui integrasi rantai pasok nelayan diharapkan memperoleh harga jual lebih stabil serta akses pasar lebih luas hingga tingkat nasional. Bupati Fauzi menegaskan pentingnya peningkatan kualitas produk perikanan agar mampu memenuhi standar pasar modern dan ekspor internasional.

Baca Juga :  Warga Dasuk Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Ia menyampaikan bahwa potensi kelautan Sumenep sangat besar sehingga perlu dikelola secara profesional dan terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong hilirisasi sektor perikanan berbasis potensi lokal unggulan.

Dengan dukungan BUMN dan sektor swasta pengelolaan hasil laut akan diarahkan pada peningkatan kualitas pengemasan distribusi dan pemasaran produk. Bupati Fauzi optimis kolaborasi lintas sektor ini mampu menjadi solusi konkret bagi berbagai persoalan klasik yang dihadapi nelayan selama ini.

Ia menilai kemitraan tersebut akan mempercepat transformasi ekonomi nelayan dari sektor tradisional menuju sistem ekonomi modern berkelanjutan dan kompetitif. Selain itu pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan pendampingan teknis kepada nelayan agar mampu menyesuaikan diri dengan standar industri perikanan.

Langkah tersebut meliputi pelatihan peningkatan kualitas hasil tangkapan serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kelautan daerah. Kepala Dinas Perikanan Sumenep Agus Sulistiyono menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi pengembangan ekonomi berbasis perikanan daerah.

Ia optimis kerja sama tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara signifikan dan merata. Menurutnya integrasi rantai pasok akan membuka peluang baru bagi nelayan dalam mengakses pasar lebih luas dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga :  Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Selain itu keberadaan mitra strategis juga diharapkan mampu menghadirkan teknologi modern dalam pengolahan hasil laut di Sumenep. Teknologi tersebut akan membantu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperpanjang masa simpan sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi.

Pemerintah daerah juga menargetkan adanya peningkatan investasi di sektor perikanan sebagai dampak positif dari kerja sama tersebut. Dengan meningkatnya investasi diharapkan tercipta lapangan kerja baru bagi masyarakat serta memperkuat struktur ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari visi pembangunan daerah yang menempatkan sektor kelautan sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi. Bupati Fauzi berharap program ini mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan serta memperkuat posisi Sumenep sebagai daerah maritim unggulan.

Ke depan pemerintah daerah akan terus memperluas kemitraan strategis guna memastikan sektor perikanan berkembang optimal dan memberikan manfaat maksimal.(W)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi
Kunjungi SMAN 2 Sumenep, Khofifah Serahkan Beasiswa Rp1 Juta bagi Siswa Kurang Mampu
DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun
HUT ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan Sosial dan Beasiswa Rp50 Miliar di Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

HUT ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan Sosial dan Beasiswa Rp50 Miliar di Sumenep

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Berita Terbaru