Lingkungan Kumuh, Anggota Komisi 3 DPRD Minta DLH Sumenep Bergerak Cepat

- Pewarta

Rabu, 16 April 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Anggota Komisi III DPRD Sumenep mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) lebih serius menangani masalah sampah di wilayah kota. Desakan ini muncul karena keluhan masyarakat terkait tumpukan sampah yang belum ditindaklanjuti dengan baik oleh dinas terkait.

Abd Rahman, anggota Komisi III, menegaskan DLH tidak boleh hanya bergerak jika masalah viral di media sosial. Menurutnya, penanganan masalah lingkungan harus cepat, rutin, dan tidak menunggu tekanan dari publik atau pemberitaan media.

Ia menilai pola penanganan saat ini terlalu reaktif, bukan preventif, sehingga membuat masalah terus berulang setiap waktu. “DLH harus hadir sebelum warga marah atau sampah itu menjadi perbincangan luas di masyarakat maupun dunia maya,” ujarnya.

Rahman menyebut banyak titik sampah di pasar tradisional dan jalan utama yang mengganggu kenyamanan serta membahayakan kesehatan. Ia menambahkan, keberadaan sampah di ruang publik sangat mengganggu dan sudah sering dikeluhkan warga kepada petugas setempat.

Namun, kata dia, keluhan warga tidak ditindaklanjuti dengan cepat, bahkan kadang diabaikan oleh dinas terkait. Hal ini memicu keresahan dan membuat warga merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah maupun dinas lingkungan.

Baca Juga :  Ancaman Aksi dan Desakan Keadilan: Guru Honorer Sumenep Bergerak

DLH, lanjut Rahman, harus mengevaluasi total sistem pengelolaan sampah yang saat ini belum berjalan dengan maksimal. Koordinasi lintas sektor sangat diperlukan, mulai dari tingkat kelurahan, desa hingga kecamatan untuk mengatur pengangkutan.

“Sinergi antara petugas kebersihan, perangkat desa, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar penanganan berjalan efektif,” tambahnya.

Rahman juga menyoroti kurangnya edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di tempat umum. Pemerintah harus aktif melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk dan pasar.

Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat hanya bisa dicapai jika ada pendampingan dan kampanye yang dilakukan secara berkelanjutan. Suwandi, warga kota Sumenep, menyambut baik desakan DPRD ini dan berharap segera ada pembenahan dari DLH.

“Sudah lama kami terganggu dengan sampah, semoga peringatan ini membuat DLH sadar dan bergerak cepat,” ujarnya.

Ia berharap perhatian dari DPRD bisa menjadi pemicu bagi DLH untuk lebih bertanggung jawab atas tugas-tugasnya. “Sumenep ini kota wisata juga, masa kotanya kotor karena sampah tidak terurus? Ini kan memalukan,” tambahnya kesal.

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Resmi Jadi Mitra Utama BUMDes: Dorong Ekonomi Desa Sumenep Lebih Transparan dan Inklusif

Warga lain pun menginginkan DLH segera menerapkan sistem penanganan yang lebih profesional dan tidak setengah hati. DLH sendiri hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan dan kritik dari Komisi III DPRD.

Namun, masyarakat berharap ada perubahan nyata dalam waktu dekat agar kota Sumenep kembali bersih dan nyaman. Pemerintah daerah juga diminta lebih peka dan responsif terhadap persoalan lingkungan yang menyangkut kehidupan warga.

Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan masalah ini akan menimbulkan dampak lebih besar bagi kesehatan dan pariwisata. Komisi III DPRD menegaskan akan terus mengawal isu ini dan mendesak langkah konkret dari DLH dalam waktu dekat.

Mereka tidak ingin permasalahan klasik seperti sampah dibiarkan berlarut dan menjadi sorotan negatif di tingkat nasional. Pemerintah harus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan kota dan kenyamanan seluruh warganya. (*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Sumenep Soroti Tanggung Jawab Moral Santri dalam Dunia Politik
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan
Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan
Bupati Fauzi Apresiasi Kementerian Pariwisata, Festival Tong-tong Sumenep Perkuat Promosi Budaya Daerah
125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris
Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Gol Tunggal Antar Kecamatan Kota Sumenep ke Babak Berikutnya Piala AF Sport U-17

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Tanggung Jawab Moral Santri dalam Dunia Politik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Bupati Fauzi Apresiasi Kementerian Pariwisata, Festival Tong-tong Sumenep Perkuat Promosi Budaya Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Gol Tunggal Antar Kecamatan Kota Sumenep ke Babak Berikutnya Piala AF Sport U-17

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Berita Terbaru