Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Mahasiswa Peduli, Masyarakat Terbantu: Penutup Bermakna PKKMB STAIM 2025

- Pewarta

Rabu, 10 September 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pada hari terakhir pelaksanaan PKKMB STAIM, panitia menyelenggarakan kegiatan sosial yang berkesan dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar kampus. Kegiatan tersebut berupa program bantuan sosial (bansos), yang diinisiasi sebagai bentuk pembelajaran sosial bagi mahasiswa baru angkatan 2025 di STAIM.

Ketua pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kepedulian sosial mahasiswa sejak awal masuk dunia perkuliahan di kampus. “Bansos ini saya masukkan dalam rangkaian PKKMB agar mahasiswa baru memahami pentingnya kepekaan terhadap masalah sosial di sekitarnya.”

Menurutnya, mahasiswa harus peka terhadap kondisi masyarakat dan tidak hanya sibuk dalam urusan akademik semata selama kuliah berlangsung. Ketua pelaksana mengaku ide kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari pesan Presiden Mahasiswa Ahmad Fadlan Masykuri.

Ucapan KPU-HPN 2025

Fadlan berpesan agar mahasiswa baru tidak hanya dikenalkan lingkungan kampus, tapi juga diarahkan pada kepedulian terhadap sosial masyarakat. Dalam pesannya, Fadlan mengatakan bahwa fungsi mahasiswa tak sebatas belajar, tetapi juga mengabdi dan bergerak secara sosial nyata.

Baca Juga :  DPC PWRI Sumenep Periode 2024-2027 Resmi Dilantik

“Didiklah mahasiswa baru agar paham tri fungsi mahasiswa: akademik, sosial, dan pengabdian,” kata Fadlan kepada ketua pelaksana PKKMB. Pesan tersebut ditanggapi serius oleh panitia, sehingga bansos dipilih sebagai salah satu program utama penutup kegiatan PKKMB STAIM.

Fadlan mengungkapkan bahwa peran eksekutif mahasiswa tidak boleh hanya difokuskan pada akademik, sebab itu sudah ditangani kampus. “Sebagai Presiden Mahasiswa, saya merasa tidak cukup hanya mengurus akademik. Fungsi kemanusiaan juga harus dikedepankan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan, yang seharusnya mulai digerakkan sejak awal melalui aksi nyata dan edukatif. Melalui kegiatan bansos ini, mahasiswa baru diajak langsung mengenal realitas sosial di luar kampus, terutama masyarakat sekitar STAIM.

Bentuk kegiatan bansos meliputi pembagian sembako, pakaian layak pakai, serta pelayanan kesehatan gratis untuk warga yang membutuhkan. Panitia PKKMB bekerja sama dengan beberapa pihak untuk menyukseskan kegiatan, termasuk Lembaga Sosial dan Unit Kesehatan STAIM sendiri.

Respon masyarakat sangat positif. Banyak yang merasa terbantu dan mengapresiasi kegiatan mahasiswa sebagai bentuk kepedulian nyata. Mahasiswa baru juga menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka mata mereka terhadap realitas sosial yang sebelumnya jarang mereka pikirkan.

Baca Juga :  Puskesmas Rubaru Gelar Mini Loka Karya, Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah

Salah satu mahasiswa baru mengungkapkan rasa bangganya bisa langsung berkontribusi membantu masyarakat dalam kegiatan PKKMB tahun ini. “Saya jadi sadar bahwa kuliah itu bukan hanya belajar di kelas, tapi juga belajar peduli dan berbagi,” ujarnya saat diwawancara.

PKKMB STAIM 2025 bukan hanya seremonial perkenalan kampus, tetapi momentum menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial. Ketua pelaksana berharap kegiatan seperti ini menjadi program rutin, agar nilai kepedulian terus tertanam dalam diri mahasiswa STAIM.

Begitu pula Fadlan, yang berharap kepengurusan mahasiswa selanjutnya tetap menjaga semangat sosial yang kini mulai tertanam kuat. Dengan berakhirnya PKKMB melalui kegiatan bansos, diharapkan mahasiswa baru memahami bahwa tugas mereka lebih luas dari sekadar kuliah.

STAIM melalui BEM dan panitia PKKMB telah memberikan contoh konkret bagaimana tri dharma mahasiswa bisa diterapkan sejak masa awal.(Red)

Berita Terkait

Bupati Fauzi Raih Penghargaan Nasional, Sumenep Bersinar di Dunia Pendidikan
Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Wabup Sumenep Tegaskan Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Pendidikan dan Desa Mandiri
Tasyakuran SMA NU Sumenep Penuh Haru, Kepala Sekolah Ingatkan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Dukungan Nyata untuk Talenta Muda, Kadisdik Sumenep Apresiasi Karya Syifa
Pelajar Sumenep Bersinar, Dua Lukisan Syifa Diboyong Dirut BPRS Bhakti Sumekar
Hardiknas Jadi Momentum, Cabdin Sumenep Gaungkan Gerakan “Sehari Berbahasa Madura Enggi Bhunten”
Kadisdik Sumenep Tegaskan Komitmen, Data Siswa Lengkap Diserahkan untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:45 WIB

Bupati Fauzi Raih Penghargaan Nasional, Sumenep Bersinar di Dunia Pendidikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WIB

Wabup Sumenep Tegaskan Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Pendidikan dan Desa Mandiri

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:52 WIB

Tasyakuran SMA NU Sumenep Penuh Haru, Kepala Sekolah Ingatkan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Senin, 11 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dukungan Nyata untuk Talenta Muda, Kadisdik Sumenep Apresiasi Karya Syifa

Senin, 11 Mei 2026 - 20:42 WIB

Pelajar Sumenep Bersinar, Dua Lukisan Syifa Diboyong Dirut BPRS Bhakti Sumekar

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:37 WIB

Hardiknas Jadi Momentum, Cabdin Sumenep Gaungkan Gerakan “Sehari Berbahasa Madura Enggi Bhunten”

Senin, 4 Mei 2026 - 17:22 WIB

Kadisdik Sumenep Tegaskan Komitmen, Data Siswa Lengkap Diserahkan untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru