Mojokerto Cegah Lonjakan Kasus COVID – 19, Terapkan 3T dan 5M Hingga Skala Mikro

- Pewarta

Minggu, 13 Juni 2021 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mojokerto, Salam News.Id – Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro terus digalakkan di Kabupaten Mojokerto.
Protokol 3T dan 5M diperkuat sampai ke tingkat rukun tetangga (RT) untuk
mencegah lonjakan kasus COVID-19.

Komitmen mencegah lonjakan kasus COVID-19 dibuktikan dengan
gelar pasukan penegakan protokol kesehatan (prokes) di Mapolres Mojokerto. Apel
tersebut melibatkan semua elemen dalam Satgas COVID-19 Kabupaten Mojokerto.

Mulai dari polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, para
kepala desa, tenaga kesehatan, BPBD, hingga para relawan. Kapolres Mojokerto
AKBP Dony Alexander, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto dan Bupati Ikfina
Fahmawati memimpin langsung gelar pasukan tersebut.

“Gelar pasukan ini untuk meningkatkan kewaspadaan kita
semua terkait dengan peningkatan kasus COVID-19. Kinerja kita semua perlu
ditingkatkan lagi. Mulai dari Satgas COVID-19, posko PPKM Mikro di tingkat
desa, hingga kampung tangguh Semeru di masing-masing desa,” kata Kapolres
Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di lokasi, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga :  Dari Sumenep ke Thailand: Maulana Ismail Tembus Timnas untuk SEA Games 2025

Saat ini, Kabupaten Mojokerto berstatus zona kuning atau
risiko rendah penyebaran COVID-19. 2.499 jiwa warga Bumi Majapahit terinfeksi
virus Corona. Terdiri dari 2.373 pasien sembuh, 54 dalam perawatan, serta 72
pasien meninggal dunia.

Tingkat kematian (fatality rate) pasien COVID-19 di
Kabupaten Mojokerto tergolong rendah. Yaitu 2,88 persen, atau hampir 3 dari 100
pasien meninggal dunia karena virus Corona. Sedangkan tingkat kesembuhan
(recovery rate) pasien mencapai 94,96 persen.

“Saat ini, Kabupaten Mojokerto zona kuning. Namun, kita
harus waspada karena perubahan zona sangat fluktuatif. Ini tidak bisa membuat
kita lega, tapi justru adanya lonjakan kasus di beberapa kabupaten di Jatim
harus membuat kita selalu waspada adanya pergerakan ke Kabupaten
Mojokerto,” terangnya.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menjelaskan, PPKM mikro
paling efektif untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19. Karena pengendalian
penyebaran virus Corona bisa dilakukan hingga tingkat RT. Sehingga dampak
ekonomi yang ditimbulkan tidak terlalu besar.

Baca Juga :  HUT RI 76, Kapolresta Sidoarjo Bagikan 5000 Bendera Merah Putih dan Bansos

Yakni dengan menerapkan testing, tracing dan treatment (3T),
serta prokes 5M di setiap RT yang tersebar di 304 desa/kelurahan di Kabupaten
Mojokerto. Prokes 5M meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun,
menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“PPKM mikro berlaku di semua RT, wajib. Baik yang zona
hijau tetap melakukan kewaspadaan dengan menerapkan 3T dan 5M. Kalau zona
kuning, kewaspadaan meningkat. Kalau zona oranye mulai ada
pembatasan-pembatasan. Jadi terlokalisir di masing-masing RT sesuai kriteria
jumlah penderita dalam lingkup keluarga,” jelasnya.

enguatan protokol 3T dan 5M sampai skala mikro, kata Ikfina,
efektif untuk mencegah penyebaran varian apapun COVID-19. “Kalau menemukan
kasus positif agar segera dilakukan tracing, dicari siapa saja yang mempunyai
kontak dekat dengan penderita tersebut. Kemudian dites. Dengan begitu,
penyebaran bisa kita minimalisir karena kasus-kasus positif langsung diisolasi,”
tandasnya. [rfk/wrd]

Berita Terkait

Kunjungi SMAN 2 Sumenep, Khofifah Serahkan Beasiswa Rp1 Juta bagi Siswa Kurang Mampu
HUT ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan Sosial dan Beasiswa Rp50 Miliar di Sumenep
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa
Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17
Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara
23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Kunjungi SMAN 2 Sumenep, Khofifah Serahkan Beasiswa Rp1 Juta bagi Siswa Kurang Mampu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

HUT ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan Sosial dan Beasiswa Rp50 Miliar di Sumenep

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:11 WIB

23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda

Rabu, 30 September 2026 - 17:34 WIB

Sambut HUT ke-81 Jatim, Pemprov Berikan Enam Fasilitas Keringanan Pajak Kendaraan

Berita Terbaru