Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Rapat Paripurna Sumenep: Optimisme di Balik Defisit dan SILPA Tahun 2024

- Pewarta

Senin, 2 Juni 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep resmi membahas evaluasi akhir penggunaan anggaran daerah tahun 2024 pada Senin (2/6/2025). Rapat ini menghasilkan catatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar 259,79 miliar rupiah dan defisit sebesar 181,45 miliar rupiah.

Evaluasi tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama DPRD yang secara bersama menyelesaikan tahap akhir pembahasan anggaran tahunan tersebut. Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Khasyim menyampaikan bahwa proses ini merupakan bagian dari pertanggungjawaban keuangan yang wajib dilakukan secara periodik.

Ia menjelaskan, penyelarasan antara hasil pembahasan komisi DPRD dan nota penjelasan Bupati telah diselesaikan Badan Anggaran DPRD. “Dari hasil pembahasan tersebut tercatat SILPA sebesar 259,79 miliar rupiah pada akhir tahun anggaran 2024,” jelas Wakil Bupati.

Ucapan KPU-HPN 2025

Namun, lanjutnya, angka tersebut dibandingkan realisasi pembiayaan netto sebesar 441,24 miliar rupiah menghasilkan defisit mencapai 181,45 miliar rupiah. Meskipun demikian, Imam Khasyim menilai kondisi ini sebagai tren positif dibandingkan SILPA tahun sebelumnya yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Shin Tae-yong Percaya Diri dan Yakin Tim Asuhannya Mencapai Final Piala Asia U 23

“Tahun 2023, SILPA tercatat sebesar 411,54 miliar rupiah. Jadi, tahun ini anggaran terserap lebih maksimal,” ujarnya. Hal ini menandakan anggaran mulai dimanfaatkan lebih optimal untuk mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, tekanan fiskal yang muncul bukan sesuatu yang mengkhawatirkan selama pembangunan tetap berjalan sesuai rencana dan sasaran. Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, juga menyoroti optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai tantangan penting bagi pemerintah daerah.

Zainal menekankan bahwa peningkatan PAD sebaiknya tidak dibarengi dengan beban pajak yang memberatkan masyarakat secara langsung. “Pemerintah harus lebih kreatif mengeksplorasi potensi daerah, bukan membebani rakyat melalui pajak yang berlebihan,” ungkap Zainal Arifin.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kenaikan PAD sebesar 1,84% yang dinilai menunjukkan adanya perbaikan pengelolaan pendapatan daerah. Zainal juga mengapresiasi capaian indikator kinerja pemerintah daerah yang memperoleh predikat sangat berhasil dari berbagai lembaga.

“Pemerintah juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut,” tambahnya. Hal tersebut menunjukkan tata kelola keuangan Pemkab Sumenep telah dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai prinsip pemerintahan yang baik.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Soroti Makanan Basi di Program MBG: Bukti Lemahnya Pengawasan

Namun, ia tetap mendorong agar setiap rekomendasi legislatif dijalankan dengan serius demi pemerataan pembangunan yang lebih berkualitas. “Prestasi ini harus menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya lagi.

Zainal juga mengingatkan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam pengelolaan potensi lokal untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Ia mengatakan, potensi besar Sumenep harus digali dan dimaksimalkan agar manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Jangan berhenti berinovasi. Kita punya sumber daya besar, tinggal bagaimana pemerintah menggali dan memanfaatkannya,” pungkasnya. Rapat paripurna ini diharapkan menjadi momentum evaluatif serta refleksi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan fiskal tahun berikutnya.

Dengan hasil rapat ini, DPRD dan Pemkab Sumenep diharapkan semakin sinergis dalam menyusun rencana pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.(*)

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa
Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan
Memperkokoh Barisan Perubahan: Ketua DPD PSI Sumenep Jalin Silaturahmi Strategis dengan DPC dan Ranting Bluto
Lirboyo versus Kepentingan Politik? Perdebatan Lokasi Muktamar NU Kian Menghangat

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:47 WIB

Memperkokoh Barisan Perubahan: Ketua DPD PSI Sumenep Jalin Silaturahmi Strategis dengan DPC dan Ranting Bluto

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Lirboyo versus Kepentingan Politik? Perdebatan Lokasi Muktamar NU Kian Menghangat

Berita Terbaru