Semangat Baru Petani Tembakau Desa Mandala: Optimisme Tumbuh di Tengah Harga yang Stabil dan Cuaca Mendukung

- Pewarta

Senin, 17 Februari 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Sejumlah petani tembakau di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, merasa sangat bersemangat. Pada Senin, 16 Pebruari 2025, cuaca yang mendukung serta harga tembakau yang bersahabat memberikan optimisme bagi mereka. Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, kondisi ini memberikan harapan baru bagi perekonomian warga, yang sebelumnya terpuruk karena harga tembakau yang menurun.

Beberapa tahun lalu, harga tembakau di Madura, khususnya di Sumenep, sangat menyulitkan para petani. Harga yang sangat rendah membuat mereka merugi baik dari segi finansial maupun tenaga. Dampak dari harga tembakau yang tidak stabil ini membuat banyak petani terjebak dalam kesulitan ekonomi.

Bahkan, tidak jarang banyak petani yang harus berhenti bertani karena ketidakpastian yang ada.

Mat Hori, salah satu petani tembakau di Desa Mandala, mengungkapkan rasa optimisme yang besar dalam bertani tahun ini. Ia merasa harga tembakau jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang mendorongnya untuk lebih bersemangat. “Tahun ini saya semangat dan optimis bertani tembakau, insyaAllah harga jual tembakau tahun ini akan tinggi,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Panen pertama yang ia peroleh menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.

Baca Juga :  Fatayat NU Sumenep Gelar Pelatihan Dakwah Digital, Optimalkan Media Sosial

Harga tembakau yang diterima pada panen pertama berkisar antara Rp 60.000 hingga Rp 65.000 per kilogram.

Bagi Hori, harga ini sudah cukup baik dan memberikan kepuasan tersendiri. “Panen pertama saya dapat harga 60 sampai 65/kg, angka tersebut bagi petani hari ini sudah cukup tinggi, setidaknya ini sudah membantu perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Zaini, petani lain yang juga tinggal di desa yang sama, merasa sangat antusias menjelang masa panen. Kualitas tembakau yang ia tanam pun jauh lebih baik dibandingkan musim tanam sebelumnya.

Menurutnya, perbaikan cuaca dan harga tembakau yang lebih menguntungkan menjadi alasan utama ia merasa optimis. “Mewakili petani di desa ini, saya menyampaikan banyak terimakasih kepada pemerintah dan pengusaha tembakau lokal yang tahun ini juga ikut andil memikirkan nasib petani tembakau, demi kesejahteraan petani,” ujarnya dengan rasa terima kasih.

Kondisi yang lebih baik tahun ini tentu memberikan angin segar bagi petani tembakau di desa tersebut. Mereka berharap pemerintah dan pengusaha tembakau dapat terus memperhatikan kebutuhan mereka, terutama dalam hal penetapan harga yang adil dan stabil.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk lebih mengembangkan sektor pertanian tembakau di Sumenep, yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Madura.

Baca Juga :  Masih Tahap Verifikasi Data, Disdik Sumenep segera Cairkan Insentif Guru dan Non Pegawai PNS

Para petani sangat menghargai bantuan yang mereka terima dari berbagai pihak, termasuk pengusaha tembakau lokal. Mereka menyadari bahwa kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pengusaha sangat penting untuk mencapai kesejahteraan bersama. Dalam beberapa tahun ke depan, mereka berharap sektor pertanian tembakau akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat Madura, khususnya di Sumenep.

Selain itu, cuaca yang mendukung juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil panen tembakau. Petani sangat berharap cuaca yang baik ini dapat terus berlanjut, sehingga mereka bisa memperoleh hasil yang optimal dan menguntungkan. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup petani dan keluarga mereka. Dengan hasil yang baik dan harga yang stabil, diharapkan sektor pertanian tembakau dapat menjadi salah satu pilar utama perekonomian di Sumenep.

Secara keseluruhan, semangat para petani tembakau di Desa Mandala mencerminkan harapan besar akan masa depan yang lebih baik. Dengan dukungan dari berbagai pihak, mereka optimis bahwa sektor pertanian tembakau akan terus maju dan berkembang, memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat setempat.(Red)

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa
Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17
Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara
23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Potensi 180 Pesawat N219, Peluang Indonesia Memperkuat Industri Dirgantara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:11 WIB

23 Tim SD Adu Kemampuan, Sumenep Mulai Bangun Regenerasi Pesepak Bola Muda

Berita Terbaru