Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Bupati Achmad Fauzi Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Bazar Takjil Ramadan

- Pewarta

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep memanfaatkan momentum Ramadan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui Festival Bazar Takjil di depan Labang Mesem Keraton. Kegiatan yang berlangsung Jumat, 20 Februari 2026 itu menjadi bagian strategi pemerintah daerah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis partisipasi masyarakat.

Festival tersebut menghadirkan ratusan pelaku usaha kecil yang memanfaatkan momen Ramadan untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa bazar takjil bukan sekadar agenda tahunan bernuansa religi semata.

Menurutnya, kegiatan itu dirancang sebagai langkah nyata pemerintah dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Ia menegaskan Ramadan harus memberikan dampak sosial sekaligus ekonomi bagi masyarakat, terutama kalangan pelaku usaha kecil.

Ucapan KPU-HPN 2025

Festival tersebut diharapkan menjadi ruang ekonomi kreatif yang terbuka, inklusif, serta mendorong pertumbuhan usaha lokal berkelanjutan. Para pelaku UMKM diberikan kesempatan seluas mungkin untuk menampilkan produk terbaik kepada masyarakat luas setiap sore.

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menyebut pemerintah berkomitmen mendorong UMKM tumbuh, naik kelas, berdaya saing. Menurutnya, keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan harus diwujudkan melalui program konkret yang menyentuh kebutuhan pelaku usaha.

Bazar takjil menjadi salah satu instrumen efektif mempertemukan pedagang kecil dengan konsumen secara langsung. Selain meningkatkan pendapatan, kegiatan tersebut juga memperkuat interaksi sosial antarwarga dalam suasana Ramadan penuh kebersamaan.

Baca Juga :  Anggota DPRD Dari Fraksi PDI-P Sumenep Ajak Semua masyarakat Mengawasi kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah daerah menilai perputaran ekonomi selama Ramadan berpotensi meningkat signifikan jika dikelola secara terarah. Karena itu, festival disiapkan sebagai wadah promosi sekaligus sarana pembelajaran bagi pelaku usaha pemula.

Bupati mengingatkan pentingnya menjaga mutu produk agar konsumen merasa aman dan nyaman berbelanja. Ia menekankan kebersihan, higienitas, serta keamanan pangan wajib diperhatikan seluruh pedagang tanpa pengecualian.

Kepercayaan masyarakat, menurutnya, menjadi modal utama membangun usaha berkelanjutan dan berkembang dalam jangka panjang. Para pedagang juga diminta menghindari praktik merugikan konsumen yang dapat mencoreng citra bazar Ramadan.

Harga produk harus tetap wajar, transparan, dan terjangkau agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati. Pelayanan ramah serta sikap jujur dinilai menjadi kunci mempertahankan loyalitas pelanggan dari waktu ke waktu.

Pada Festival Bazar Takjil Ramadan 2026 tercatat 143 stand resmi ikut berpartisipasi aktif. Selain itu, terdapat 40 pelaku UMKM tambahan yang berjualan tanpa menggunakan fasilitas stand resmi.

Keikutsertaan ratusan pelaku usaha menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat memanfaatkan peluang ekonomi Ramadan. Beragam menu berbuka puasa tersedia, mulai jajanan tradisional hingga kuliner modern kekinian diminati pengunjung.

Aneka minuman segar, makanan ringan, serta hidangan khas daerah memenuhi area bazar setiap sore. Menjelang waktu berbuka, kawasan Labang Mesem Keraton dipadati pengunjung dari berbagai penjuru daerah.

Baca Juga :  Uji Coba Pesawat Travira Air Rute Denpasar-Giliyang, Untuk Menunjang Destinasi Wisata Sumenep

Suasana ramai tersebut menciptakan perputaran transaksi ekonomi yang cukup signifikan setiap harinya. Bagi pedagang kecil, momentum ini menjadi peluang meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk unggulan.

Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan konsep lebih inovatif dan kreatif. Festival ini tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga mempererat solidaritas sosial masyarakat Sumenep.

Ramadan dijadikan momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus menghidupkan semangat gotong royong kebersamaan. Interaksi antara penjual dan pembeli mencerminkan harmoni sosial yang tumbuh dalam suasana religius.

Kehadiran bazar turut mempercantik wajah kota serta menghidupkan kawasan sekitar keraton bersejarah. Aktivitas ekonomi yang tumbuh selama Ramadan diharapkan berlanjut meski bulan suci telah berakhir.

Pemerintah daerah optimistis UMKM Sumenep mampu berkembang pesat jika didukung kebijakan berkelanjutan. Melalui festival ini, sinergi pemerintah dan masyarakat terus diperkuat demi kemajuan ekonomi daerah.

Semangat kemandirian usaha menjadi fondasi penting membangun kesejahteraan masyarakat secara merata. Dengan pengelolaan tepat, bazar takjil berpotensi menjadi agenda unggulan tahunan berskala lebih besar.

Harapannya, Sumenep semakin dikenal sebagai daerah religius yang juga kuat secara ekonomi lokal. Pemerintah menutup kegiatan dengan optimisme bahwa Ramadan membawa keberkahan spiritual serta kesejahteraan nyata.(W)

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa
Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan
Pemkab Sumenep Pastikan BBM Aman, Antrean Panjang SPBU Dipicu Lonjakan Permintaan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:07 WIB

Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:59 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan BBM Aman, Antrean Panjang SPBU Dipicu Lonjakan Permintaan

Berita Terbaru