Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Pengendalian Tata Letak Ruang Pembangunan

- Pewarta

Kamis, 28 April 2022 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pengendalian pembangunan yang tercermin pada demokrasi merupakan suatu sikap yang komprehensif, dengan berbagai argumentasi bahwa proses politik dan kebijakan yang berurusan dengan pembangunan seharusnya di dasarkan pada pertimbangan pemberdayaan rakyat. 

Demi perbaikan yang akan di langsungkan mengenai berbagai segi kehidupan masyarakat, kita coba untuk melihat kembali pendekatan pembangunan yang berlaku bahwa secara otentik yang bertarung dalam arena politik selama ini adalah pendukung pendekatan ekonomi sebagai panglima melawan pendukung strategi politik sebagai panglima. 

Ucapan KPU-HPN 2025

Kemudian saya berfikir dinamika pergaulan kedua kelompok inilah yang sangat menentukan proses pembangunan secara administratif harus di arahkan terhadap moral publik, sementara para pendukung pendekatan Moral sebagai panglima yang menegaskan tentang pemerataan sebagai persoalan utama tidak banyak memperoleh dukungan politik. 

Baca Juga :  Tiga Cinta Rasulullah dan Para Sahabat: Hikmah Menata Hati Antara Dunia dan Akhirat

Dengan kata lain, proses pembangunan semacam ini telah menghasilkan tata kehidupan politik yang mempersulit tumbuhnya demokrasi, dalam konteks hubungan antara negara dan masyarakat merupakan bagian dari proses pembangunan nasional, dengan demikian pembangunan masyarakat harus juga dikonseptualisasikan dengan menghubungkan pada aspek kehidupan masyarakat itu sendiri dalam berbagai dimensi. 

Maka perlu kiranya untuk membentuk kerangka peraturan tata letak ruang pembangunan dengan mengacu pada kedaulatan potensi alam berdasarkan terhadap sektoral potensi tanah dimana letak daerah potensi pertanian, pertambangan, daerah waspada bencana yang seharusnya menjadi sebuah pertimbangan untuk melakukan kegiatan pembangunan. 

Sementara di kabupaten Sumenep penerapan pembangunannya terlihat timpang tindih, sebab dimana daerah pertanian telah di bangun pertambangan, daerah rawan bencana di bangun gedung investasi. 

Baca Juga :  Mengerti Makna Meringankan Shalat untuk Kepentingan Jamaah

Dalam hal ini juga berpengaruh terjadinya banjir karena terlalu padat pembangunan dan menyempitnya tanah yang seharusnya menjadi daerah endapan air, maka dapat di katakan terjadinya banjir di Kabupaten Sumenep bukan hanya karena dampak curah hujan melainkan dampak dari padatnya pembangunan. 

Oleh sebab itu pemerintah daerah sangat di perlukan untuk membuat kebijakan terkait perizinin pembangunan agar kekuatan sosial sewenang-wenang melakukan kegiatan pembangunan akan tetapi harus memikirkan terhadap dampak lingkungan hidup dan aspek-aspek kehidupan masyarakat.

Oleh : Nunung Hariyanti Nova

Mahasiswa Universitas Wiraraja Madura

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prodi Administrasi Publik’20 A

Berita Terkait

Bolehkah Menyebut Almarhum? Ini Penjelasan Menyejukkan dari Syekh Ibn Utsaimin
Doa Setelah Shalat Wajib Boleh Dilantangkan? Simak Penjelasan Ulama dan Hadis Sahih
Tradisi Jabat Tangan Selepas Salat Jadi Sorotan, Ulama Beri Penjelasan Bijak
Qunut Subuh antara Sunnah dan Perbedaan Ijtihad, Ini Dasar Hadisnya
Jangan Ambil Keputusan Sendiri, Pesan Nabi tentang Pentingnya Konsultasi Pada Ulama
Jejak Sejarah Tarawih Dari Nabi, Umar bin Khattab, hingga Perbedaan Umat
Keutamaan Zikir dan Doa di Hari Jumat Jalan Menuju Keberkahan Hidup
Harlah ke-66 PMII: Meneguhkan Peran Intelektual, Membangun Peradaban Bangsa

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:21 WIB

Bolehkah Menyebut Almarhum? Ini Penjelasan Menyejukkan dari Syekh Ibn Utsaimin

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:24 WIB

Doa Setelah Shalat Wajib Boleh Dilantangkan? Simak Penjelasan Ulama dan Hadis Sahih

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:32 WIB

Tradisi Jabat Tangan Selepas Salat Jadi Sorotan, Ulama Beri Penjelasan Bijak

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:14 WIB

Qunut Subuh antara Sunnah dan Perbedaan Ijtihad, Ini Dasar Hadisnya

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:49 WIB

Jangan Ambil Keputusan Sendiri, Pesan Nabi tentang Pentingnya Konsultasi Pada Ulama

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:28 WIB

Jejak Sejarah Tarawih Dari Nabi, Umar bin Khattab, hingga Perbedaan Umat

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Keutamaan Zikir dan Doa di Hari Jumat Jalan Menuju Keberkahan Hidup

Jumat, 17 April 2026 - 15:37 WIB

Harlah ke-66 PMII: Meneguhkan Peran Intelektual, Membangun Peradaban Bangsa

Berita Terbaru